Drama AI Segera Hadir di China: Inovasi dari Tencent Video dan iQIYI Picu Antusiasme Sekaligus Kekhawatiran Industri Hiburan
![]() |
| Tencent Video dan iQIYI bersiap merilis drama berbasis AI di China.(Made by CharGPT) |
HIBURAN(Catatan.Ara) - Industri hiburan China kembali mencuri perhatian dengan rencana ambisius menghadirkan drama berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Dua platform besar, Tencent Video dan iQIYI, dikabarkan tengah bersiap meluncurkan proyek inovatif ini dalam waktu dekat.
Menurut laporan yang beredar, Tencent Video menargetkan perilisan drama yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI pada kuartal ketiga tahun 2026.
Sementara itu, iQIYI mengambil pendekatan berbeda dengan menggandeng para artis melalui kerja sama lisensi AI.
Baca Juga: Trobosan Medis China: Obat Hepatitis D Pertama
Teknologi di Balik Drama AI
Konsep drama AI ini memanfaatkan teknologi canggih seperti motion capture dan pemodelan wajah digital.
Dengan sistem ini, ekspresi, gerakan, hingga kemiripan visual artis dapat direplikasi menjadi karakter digital dalam sebuah produksi.
Menariknya, iQIYI disebut hanya akan menggunakan kemiripan digital artis untuk peran tertentu, bukan keseluruhan proyek.
Hal ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga batasan penggunaan teknologi sekaligus melindungi citra para artis.
Baca Juga: VPN Aman atau Beresiko?
Namun, tidak semua pihak langsung menerima inovasi ini. Beberapa artis papan atas dilaporkan masih berhati-hati karena mempertimbangkan risiko terhadap karier dan reputasi mereka. Sebaliknya, artis non–A-list justru lebih terbuka terhadap peluang ini.
Antara Inovasi dan Kekhawatiran
Di satu sisi, kehadiran drama AI dinilai sebagai langkah besar dalam efisiensi produksi. Proses syuting bisa lebih cepat, biaya produksi berpotensi ditekan, dan kreativitas visual bisa dieksplorasi lebih luas.
Namun di sisi lain, kekhawatiran publik mulai bermunculan. Banyak yang mempertanyakan dampak teknologi ini terhadap pekerjaan aktor, kru produksi, hingga peluang bagi talenta baru di industri hiburan.
Selain itu, muncul pula perdebatan soal etika. Apakah penggunaan wajah digital artis tetap bisa dianggap sebagai karya autentik? Atau justru mengurangi nilai kreativitas manusia?
Baca Juga: Jet Siluman Generasi ke-5 China
Masa Depan Industri Hiburan di Persimpangan
Perkembangan ini memicu diskusi yang lebih luas tentang peran manusia di tengah kemajuan teknologi.
Sebagian pihak melihat AI sebagai alat bantu yang bisa membuka peluang baru, sementara yang lain khawatir akan dampak jangka panjangnya.
Terlepas dari pro dan kontra, satu hal yang pasti: industri hiburan sedang berada di titik perubahan besar.
Kehadiran drama AI bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana manusia beradaptasi dan menetapkan batasan.
Baca Juga: Rekomendasi Smartphone 1 Jutaan!
Dengan rencana peluncuran yang semakin dekat, langkah Tencent Video dan iQIYI ini akan terus menjadi sorotan, tidak hanya di China, tetapi juga di panggung hiburan global.
Sumber Referensi : Kynaonline dan X/ForCdrama

Komentar