Kebahagiaan itu Mutlak atau Hanya Manipulasi Otak?

Sumber : Pixabay, Pexels


EDUKASI(Catatan.ara) - Pernah gak sih kalian mikir apa sih kebahagiaan itu? Sebenernya apakah kebahagiaan itu benar-benar ada? Definisi bahagia itu apa sih?

Mengutip tanggapan Ridwan Nawawi di Quora, ternyata kebahagiaan itu hanyalah manipulasi otak kita loh. Jadi itu hanya ada di pikiran kita. 

Penyebab kebahagiaan tiap orang berbeda-beda, ada yang beranggapan bahwa kekayaan adalah kebahagiaan. Di lain sisi, banyak orang kaya yang tidak bisa menikmati kekayaannya, karena sibuk atupun memiliki penyakit. 

Atau mungkin karena masih berambisi untuk terus menghimpun kekayaan. Padahal untuk bahagia kita harus merasa cukup dengan apa yang dimiliki.

Unsur-unsur Dalam Kebahagiaan

Menurut Dr. Fahruddin Faiz (dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) kebahagiaan terdiri dari tiga hal:

1. Senang

Ketika perasaan senang datang, entah karna mendapat kabar baik atau sekedar perasaan senang karna melakukan hal yang di sukai seperti makan makanan favorit, atau melakukan kegiatan yang disukai seperti futsal, badminton, panahan, dan lain-lain.

Kita cenderung merasakan kesenangan, sebaliknya kita akan tidak senang jika mendapat kabar buruk atau mendapat hal-hal buruk lainnya. Dalam kebahagiaan, unsur perasaan senang ini adalah kunci.

2. Tenang

Saat kita tidak memiliki beban, kita cenderung merasakan ketenangan. Biasanya ketenangan didapatkan jika tidak ada lagi tugas yang harus di selesaikan, atau kita tidak punya hutang dimanapun dan dengan siapapun. Ya ketenangan untuk setiap orang berbeda-beda.

Tenang sendiri secara harfiah adalah tentram atau sunyi dan bebas tanpa gangguan apapun baik itu gangguan pikiran sendiri, maupun gangguan dari orang-orang di sekitar.

3. Puas

Perasaan puas merupakan perasaan senang dan lega yang dirasakan oleh seseorang ketika telah menyelesaikan sesuatu, atau mendapatkan sesuatu.Perasaan puas bisa digambarkan juga sebagai keseimbangan yang didapat antara sebuah harapan dan kenyataan.

Misalnya saat kita membeli sebuah baju yang ditoko online terlihat bagus, dan saat datang ternyata aslinya benar-benar mirip dengan di foto maka kita akan merasa puas dengan baju tersebut. Sebaliknya, jika tidak sesuai dengan foto dan ekspektasi, kita akan merasa kesal dan tidak puas.

Jadi kebahagiaan dapat tercapai jika ketiga unsur di atas mampu kita penuhi, sehingga diri dapat merasakan kebahagiaan sesungguhnya.

Mungkin kebanyakan orang menganggap senang sama dengan bahagia, padahal keduanya jelas berbeda. Kesenangan jauh lebih singkat daripada kebahagiaan. Perbuatan-perbuatan yang menimbulkan kesenangan sesaat bukanlah suatu kebahagiaan. Kebahagiaan adalah disaat kesenangan kita disertai rasa puas dan tenang dari gejolak keinginan.

Jadi gimana? Apakah kalian pernah merasakan kebahagiaan?

Komentar